Renungan Kematian

Sadarlah, Wahai orang yang tertipu!
Mengapa kamu masih riang bermain,
terlena dengan angan-angan.
Padahal ajal di depan matamu!

Bukankah kamu mengetahui
bahwa ambisi manusia adalah lautan luas tak bertepi.
Bahteranya adalah dunia.
Maka berhati-hatilah jangan sampai karam!

Yakinlah! Bahwa kematian pasti menjengukmu
bersama segala kepahitannya.

Ingatlah detik-detik itu, ketika kamu memberikan wasiat,
sedangkan anak-anak yang bakal menjadi yatim
Dan ibunya yang akan kehilangan suami tercinta
menangis pilu berlinang air mata.

Ia tenggelam dalam lautan kesedihan,
seraya memukul-mukul wajahnya.
Disaksikan para lelaki, padahal sebelumnya
ia adalah mutiara yang tersimpan rapi.

Kemudian setelah itu,
dibawalah kain kafan kepadamu.
Akhirnya! Diiringi isak tangis dan derai air mata,
Jasadmu dikebumi

http://pujingh.wordpress.com/2010/01/27/syair-kematian/

About these ads

0 Responses to “Renungan Kematian”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Selamat Datang

Assalamualaikum.. Selamat Datang di Blog saya, semoga tulisan-tulisan yang berada di blog ini bermanfaat bagi para pengunjung sekalian. Terima kasih telah berkunjung..

Jejaring Sosialku

Alquran


Twitter

Blog Stats

  • 383,628 Pengunjung

Rank Barudak Blogor

Rank Barudak Blogor

STATUS BLOG

Powered by  MyPagerank.Net

TwitterCounter for @adityappratama

blog-indonesia.com

IP

free counters


%d bloggers like this: