
Niat utama yang mendasari penulisan buku itu adalah sebagai ibadah, untuk mencari ridha Allah
مِن قَبْلِهِ مِن كِتَابٍ وَلَا تَخُطُّهُ بِيَمِينِكَ إِذاً لَّارْتَابَ الْمُبْطِلُونَ
Dan kamu tidak pernah membaca sebelumnya (Al Qur’an) sesuatu Kitabpun dan kamu tidak (pernah) menulis suatu Kitab dengan tangan kananmu. andaikata (kamu pernah membaca dan menulis), benar-benar ragulah orang yang mengingkari(mu). (QS.29:48)
Johannes Pedersen dalam bukunya The Arabic Book (1984) mengemukakan bahwa buku di dunia Arab berakar dari Islam. Kenyataan ini tambahnya memberi ciri khas yag dibawa Islam. Bahkan, dengan sangat jujur orientalis ini menyatakan,” Jarang ada kebudayaan lain dimana dunia tulis-menulis memainkan peranan yang begitu penting dalam peradaban Islam”.
Bagi sementara orang menulis buku dianggap sebagai momok yang menakutkan dan sulit. Padahal, bagi yang mau mencoba dan benar-benar mempunyai kemauan yang tinggi, menulis buku itu sama mudahnya dengan berbicara.
Continue reading ‘Menulis Sebagai Ibadah’


Komentar Terbaru