Segalanya indah dengan keimanan

http://learnwithedo.files.wordpress.com/2008/06/islamic_walp25.jpg

Orang-orang yang sesungguhnya paling sengsara adalah mereka yang
miskin iman dan mengalami krisis keyakinan. Mereka ini, selamanya akan
berada dalam kesengsaraan, kepedihan, kemurkaan, dan kehinaan.
{Dan, barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya
penghidupan yang sempit.}
(QS. Thaha: 124)
Tak ada sesuatu yang dapat membahagiakan jiwa, membersibkannya,
menyucikannya, membuatnya bahagia, dan mengusir kegundahan darinya,
selain keimanan yang benar kepada Allah s.w.t., Rabb semesta alam.
Singkatnya, kehidupan akan terasa hambar tanpa iman.
Dalam pandangan para pembangkang Allah yang sama sekali tidak
beriman, cara terbaik untuk menenangkan jiwa adalah dengan bunuh diri.
Menurut mereka, dengan bunuh diri orang akan terbebas dari segala tekanan,
kegelapan, dan bencana dalam hidupnya. Betapa malangnya hidup yang
miskin iman! Dan betapa pedihnya siksa dan azab yang akan dirasakan oleh
orang-orang yang menyimpang dari tuntunan Allah di akherat kelak!
{Dan, (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti mereka
belum pernah beriman kepadanya (al-Quran) pada permulaannya, dan Kami
biarkan mereka bergelimang dalam kesesatannya yang sangat sesat.}
(QS. Al-An’am: 110) Continue reading

Advertisements

Pikirkan dan syukurilah

Pikirkan dan Syukurilah!

Artinya, ingatlah setiap nikmat yang Allah anugerahkan kepada Anda.
Karena Dia telah melipatkan nikmat-Nya dari ujung rambut hingga ke bawah
kedua telapak kaki.
{Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan sanggup
menghitungnya.}
(QS. Ibrahim: 34)
Kesehatan badan, keamanan negara, sandang pangan, udara dan air,
semuanya tersedia dalam hidup kita. Namun begitulah, Anda memiliki
dunia, tetapi tidak pernah menyadarinya. Anda menguasai kehidupan, tetapi
tak pernah mengetahuinya.
{Dan, Dia menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu lahir dan batin.}
(QS. Luqman: 20) Continue reading

1 Juz 1 Day

Berikut ada tips supaya tilawah terasa ringan, dan target 1 juz dalam sehari bisa tercapai
Tips I:
ba’da shubuh 3-4 lembar ato 10-15menit
ba’da sholat dhuha 2-3 lembar ato 10-15menit
ba’da sholat maghrib sampai menjelang isya’ (kan biasanya cukup untuk tilawah,ga turun dari tempat sholat maksdnya)
sebelum tidur jgn lupa diselesaikan sisanya

Tips II;
setiap selesai sholat fardu, kita bc min 5 halaman
atau jg bs kita tambahkan menjelang subuh(ba’da qiyamul lail)

Tips III:
bc qur’an 2 lembar setiap habis sholat 5 waktu, (al Qur’an yang standar, 1 juz 10 lembar) insya Allah bisa mencapai 1 juz….

atau dengan tips yang sudah pernah saya kirim sebelumnya.
Setelah sholat subuh setengah juz, stelah sholat maghrib setengah juz.

SEMOGA DIMUDAHKAN

74 WASIAT UNTUK PARA PEMUDA

Segala puji bagi Allah yang berfirman:“Dan sungguh Kami telah memerintahkan orang-orang
yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah.” (An-
Nisa’: 131)
Serta shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada hamba dan rasul-Nya
Muhammad yang bersabda:
“Aku wasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah , serta agar kalian mendengar dan
patuh.”
Dan takwa kepada Allah adalah mentaati-Nya dengan melaksanakan perintah-Nya dan
menjauhi larangan-Nya.
Wa ba’du:
Berikut ini adalah wasiat islami yang berharga dalam berbagai aspek seperti ibadah,
muamalah, akhlak, adab dan yang lainnya dari sendi-sendi kehidupan. Kami persembahkan
wasiat ini sebagai peringatan kepada para pemuda muslim yang senantiasa bersemangat
mencari apa yang bermanfaat baginya, dan sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi
orang-orang yang beriman. Kami memohon kepada Allah agar menjadikan hal ini bermanfaat
bagi orang yang membacanya ataupun mendengarkannya. Dan agar memberikan pahala
yang besar bagi penyusunnya, penulisnya, yang menyebarkannya ataupun yang

mengamalkannya. Cukuplah bagi kita Allah sebaik-baik tempat bergantung.
Continue reading

Panasnya Api Neraka

Temperatur “Blast Furnace” (dapur pelebur baja) yang direkayasa oleh manusia di dunia ini bisa mencapai 2000 °C atau lebih, betapa panasnya temperatur tsb sehingga material carbon steel bisa lumer pada suhu 1425 °C.

Coba bandingkan dengan hadist berikut tentang panasnya neraka.

Diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim dari Abu Hurairah Radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “(Panasnya) api yang kalian (Bani Adam) nyalakan di dunia ini merupakan sebagian dari tujuh puluh bagian panasnya api Neraka Jahannam.” Para sahabat bertanya: “Demi Allah! Apakah itu sudah cukup wahai Rasulullah?” Beliau Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “(Belum), sesungguhnya panasnya sebagian yang satu melebihi sebagian yang lainnya sebanyak enam puluh kali lipat.” (HR. Muslim no. 2843)

Dahsyatnya kesengsaraan neraka dan kenikmatan surga

Dahsyatnya kesengsaraan neraka dan kenikmatan surga:

Dari Anas bin Malik berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda yang artinya: “Orang termewah sedunia yang termasuk penghuni neraka didatangkan pada hari kiamat lalu dicelupkan sekali ke neraka, setelah itu dikatakan padanya: ‘Wahai anak cucu Adam, apa… kau pernah melihat kebaikan sedikit pun, apa kau pernah merasakan kenikmatan sedikit pun? ‘ ia menjawab: ‘Tidak, demi Allah, wahai Rabb.’

Kemudian orang paling sengsara didunia yang termasuk penghuni surga didatangkan kemudian ditempatkan di surga sebentar, setelah itu dikatakan padanya: ‘Hai anak cucu Adam, apa kau pernah melihat kesengsaraan sedikit pun, apa kau pernah merasa sengsara sedikit pun? ‘ ia menjawab: ‘Tidak, demi Allah, wahai Rabb, aku tidak pernah merasa sengsara sedikit pun dan aku tidak pernah melihat kesengsaraan pun’.”
(HADIST MUSLIM NO – 5021)

Baca dahulu sebelum berinternet :)

Internet dewasa ini menjadi sebuah piranti yang tidak bisa dibendung lagi. Kebutuhan manusia kepada internet menjadi sebuah trend yang semakin menggejala. Daya rambah internet semakin luas, tak kenal status, agama dan budaya. Bahkan bagi kalangan tertentu sudah menjadi gaya hidup. Seolah-olah, tanpa internet hidup sudah tidak berarti lagi.

Seorang muslim meyakini, hidup secara keseluruhan akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Waktu yang dihabiskannya, kesematan yang diberikan oleh Allah, juga kesehatan, harta yang dianugerahkan, kekuatan, ilmu dan semuanya akan dimintai pertanggungjawaban. Karena itulah hendaklah setiap muslim selalu berhitung setiap akan melangkahkan kaki menuju suatu amal. Demikianlah seorang muslim dalam berinteraksi dengan internet.

Sudah berhitung dengan masak sebelum mengawali langkah kaki, kadang-kadang di tengah jalan masih ada rintangan yang membelokkan rencana semula. Jalan yang licin terkadang membuat kaki terpeleset, menuju jurang kehinaan. Agar semua itu tidak terjadi pada seorang muslim, ia perlu merencanakan sesuatu dan kuat memegang prinsip.
Continue reading