Sebuah Renungan Sang Pendosa…

” Damba Cinta Mu – Raihan “

Tuhanku Ampunkanlah Segala Dosaku
Tuhanku Maafkanlah Kejahilan Hambamu

ku Sering Melanggar Laranganmu
Dalam Sedar Ataupun Tidak
ku Sering Meninggalkan Suruhanmu
Walau Sedar aku Milikmu

Bilakah Diri ini Kan Kembali
Kepada fitrah Sebenar
Pagi ku Ingat Petang ku Alpa
Begitulah Silih Berganti

Oh Tuhanku Kau Pimpinlah Diri Ini
Yang MenDamba Cintamu
aku Lemah aku Jahil
Tanpa Pimpinan Darimu

ku Sering Berjanji Depanmu
Sering Jua ku Memungkiri
ku Pernah Menangis Keranamu
Kemudian Ketawa Semula

Kau Pengasih Kau Penyayang Kau Pengampun
Kepada Hamba-hambamu
Selangkah ku Kepadamu
Seribu Langkah Kau Pada Ku

Tuhan Diri ini ingin sekali Ke Syurga Mu
Tapi Tidak  Sanggup aku Ke Neraka Mu

ku Takut Kepadamu
ku Harap Jua Padamu
Moga ku Kan Selamat Dunia Akhirat
Seperti Rasul dan Sahabat

Manakah sebenarnya Mesjid Al Aqsa ?

Adakah kita perhatikan setiap kali disebut akan nama “MESJID AL AQSHA” maka media lokal (Arab) maupun media internasional, akan menampilkan gambar “Dome of the Rock.”  Tujuan utama sebenarnya adalah “pembodohan” kepada dunia.  HATI-HATI !!!

Maka banyak orang Muslims dan Non-Muslims, dengan maksud yang berbeda-beda telah membuat kesalahan dengan mencetak dan menyebarluaskan gambar itu.  Umat Muslim mengirim kemana-mana, dirumah maupun di kantor. Akhirnya anak-anak tertipu dan tidak bisa membedakan kebenaran dari dua mesjid. Continue reading

Panduan Hari Raya Idul Fitri Yang Syar’i

https://i0.wp.com/sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs615.snc4/59562_1387438731421_1395654132_30905923_1752450_n.jpg

Hari raya dalam Islam hanya tiga; Hari raya Idul Fithri, hari raya Idul Adh-ha dan hari Jum’at. Tentang Idul Fithri dan Idul Adh-ha sebagai hari raya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Hari ‘Arafah (9 Dzulhijjah), hari Nahar (10 Dzulhijjah) dan hari-hari tasyriq adalah hari raya kita kaum muslimin, ia adalah hari-hari makan dan minum.” (Shahih, diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Tirmidzi)

Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Aku melaksanakan shalat dua hari raya (Idul Fithri dan Adh-ha) bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak hanya sekali atau dua kali, (Beliau) melaksanakannya tanpa azan dan iqamat.” (HR. Muslim dan Abu Dawud) Continue reading

Semangat Ibadah Bukan Untuk Sesaat Saja

Sering kita perhatikan sebagian orang hanya rajin ibadah saja di bulan Ramadhan, namun di bulan lainnya kita saksikan mereka malah kosong dari amalan. Ibadah seakan-akan jadi musiman saja. Tempat sujud hanya disentuh di saat bulan suci saja. Mukena pun barangkali baru dibersihkan ketika memasuki bulan Ramadhan karena baru dipakai ketika itu. Sayang sekali jika ibadah jadi seperti ini. Continue reading

Renungan : Ukhti, SMS Apa Ini ukh..??

Bismillahirrahmaanirrahiim

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

“Jazakillah ukhty, atas shalat Isya berjamaahnya tadi. Sangat terkesan sekali bagi saya.”

Seorang akhwat menerima SMS itu malam hari, di saat ia sedang berupaya memejamkan matanya. Ia bingung, apakah harus menjawab SMS ini ataukah membiarkannya. Karena terus terang, pengirim SMS itu adalah seorang ikhwan yang menjadi imam shalat Isya di kampus tadi. Kebetulan waktu itu, mereka hanya berdua, dan harus shalat Isya’ berjamaah.

Dalam hati ukhty itu bertanya-tanya. “Kenapa berkesan? Bukankah setiap shalat haruslah berkesan? Kenapa berkesan? Apakah ia tidak khusyuk dalam shalatnya? Ataukah karena aku makmumnya?” Akhirnya dengan berat hati akhwat itu membiarkan SMS itu tanpa balas. Continue reading