[Kisah Inspiratif] Aku Terpaksa Menikahinya

Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri.

Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka.

Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku. Continue reading

Betapa Mulianya Jika Engkau Berjilbab

Di zaman ini wanita-wanita yang berjalan berlenggak-lenggok mengenakan pakaian ketat lagi transparan hingga membentuk lekuk tubuhnya bahkan nyaris telanjang tampaknya sudah bukan lagi menjadi pemandangan yang asing. Pemandangan nggak halal kayak gitu tersedia gratis sepanjang hari dari pagi hingga malam dan di hampir setiap tempat, di jalan-jalan, mall, pasar, bahkan di kampus.

Aku heran, kok mereka nggak malu ya auratnya kelihatan, pakai pakaian serba minim kayak gitu? Atau jangan-jangan sengaja lagi, auratnya dipamer-pamerkan. Hiii…! Rasa malu yang menjadi salah satu ciri agama Islam yang paling jelas dari akhlak-akhlak mulia yang lain ini kayaknya sudah mereka tanggalkan.

Amat disayangkan, karena jauhnya umat Islam dari agamanya dan enggannya mereka mempelajari agamanya menyebabkan mereka terjatuh dari kerendahan kepada kerendahan yang lain dan akan senantiasa jatuh sehingga benar-benar turun di kerak Neraka yang paling bawah.

Malu adalah termasuk dari iman, apabila hilang rasa malu maka akan hilang bersamanya iman. Dari Ibnu Umar Rodliyallohu ‘anhu berkata, “Rosululloh Sholallohu alaihi wassalam bersabda, ‘Rasa malu dan iman, digandengkan bersamaan, maka apabila diangkat salah satunya, hilang yang lain’.” (Hadits Riwayat Al-Hakim)

Ngakunya Muslim, tapi masih memakai rok mini dengan kaos ‘you can see’ yang kelihatan pusarnya. Kalau sudah gitu, nggak ada lagi ciri-ciri keIslaman pada dirinya, sehingga sulit dibedakan mana wanita Muslimah dan mana wanita kafir, karena sama-sama nggak pakai Jilbab.

Kalaupun pakai, yah cuman asal-asalan saja. Padahal yang namanya Jilbab itu harus menutupi seluruh tubuh, tidak transparan, tidak ketat, tidak menyerupai pakaian wanita kafir dan laki-laki, dan tidak terhiasi oleh perhiasan yang menarik perhatian orang lain agar tidak termasuk golongan wanita-wanita yang ber-tabarruj (mempertontonkan) perhiasan.

Aurat adalah perhiasan yang semestinya dijaga dengan baik. Tak sepantasnya dipamer-pamerkan dan diobral dengan murah. Mengobral aurat pada setiap orang, seolah membiarkan barang yang amat berharga dijadikan tontongan banyak orang. Dengan begitu, status berharga pun berubah menjadi barang yang rendah dan murah, karena setiap orang akan mudah menikmatinya. Itukah yang diinginkan para wanita?

Wahai saudariku, pakailah dan biasakanlah berhijab karena hal itu bisa menjagamu daari fitnah. Hijab dan penutup wajahmu adalah kemuliaan di sisi Alloh Ta’ala serta kebahagiaan bagimu di dunia dan akhirat.

Di dunia, hijab sebagai pertahanan kemuliaan dan kehormatan sedang di akhirat ada pahala yang besar dari Alloh. Coba pikirkan, adakah yang namanya kasus perkosaan itu dilakukan oleh laki-laki hidung belang terhadap wanita yang tertutup seluruh tubuhnya, yang menjalankan sunnah-sunnah Rosululloh Sholallohu alaihi wassalam baik itu dalam berbusana maupun dalam pergaulannya?

Kalaupun ada, pasti jumlahnya bisa dihitung dengan jari. Tak disangkal bahwa kebanyakan yang terjadi adalah terhadap wanita yang terbuka auratnya sehingga menimbulkan syahwat kaum lelaki yang sudah tak terkendali lagi.

Karena itu, ya Ukhti, janganlah ragu untuk memakai Jilbab yang sesuai syar’i. Berpakaianlah yang sesuai dengan adab-adab yang telah ditetapkan oleh syariat ini. Gunakan kain yang tebal untuk menutupi tubuhmu dan hendaknya tidak berwarna menyolok sehingga mengundang fitnah atau menjadi godaan bagi kaum lelaki. Paling baik adalah Jilbab yang besar dan berwarna gelap.

Kenapa Sih Kamu Tidak Mau Punya Pacar

Pertanyaan inilah yg selalu dilontarkan oleh teman-teman wanita Fatimah. Mereka sungguh merasa heran dengan Fatimah, yg belum punya pacar padahal umur fatimah sudah lebih dari sweet seventeen.

Rata-rata hampir semua teman Fatimah sudah memiliki pacar, yang kata mereka pacaran itu indah bangat, serasa dunia milik berdua (waduhh..!). Diantara teman-teman Fatimah pun ada yang berjilbab (jilbab versi masa kini) dan sudah memiliki pacar.

Meraka juga terheran-heran sama Fatiamah. Kenapa demikian karena Fatimah termasuk gadis yg paling cantik dan manis diantara mereka. Aura kecantikan Fatimah begitu memikat mereka , padahal fatimah masih menggunakan hijab (Penutup Aurat). Continue reading

Ciri-ciri “IKHWAN GENIT”

1. Ikhwan genit akan bergaya dia paham agama tapi sebenarnya biasa-biasa saja.

2. Ikhwan genit jarang ke Masjid, ke Masjidnya pas jum’atan saja. Pas Jum’atan aja masih diselingi ngantuk, rame sendiri, dan sibuk dengan HP nya.

3.Ikhwan genit, akan… menyingsingkan celananya alias menjadi sosok congklangers ( biar ga isbal ) di depan para akhwat sedang klo bertemu dengan cewek biasa diturunkan lagi celananya.

4.Ikhwan genit suka chating dengan akhwat, diskusi dengan hal-hal yang ga perlu, katanya segalah dakwah di dunia maya, tetapi yang diobrolkan jauh dari nilai esensi dakwah.

5.Ikhwan genit suka nelpon-nelpon akhwat tanpa agenda yang jelas, lama banget,n mendayu-dayu, padahal sms saja bisa.

6.Ikhwan genit, memanfaatkan amanah dakwah nya untuk kepentingan dirinya, dan menseleksi akhwat, menilai akhwat layak tidak untuk dirinya, sekufu tidak dengan dirinya,dan orientasi pribadi lainnya.

7.Ikhwan genit memanfaatkan kepandaiannya dalam skill tertentu untuk menarik akhwat, misal skill memperbaiki komputer,HP, pemrograman, buat blog (site) dan buat proposal atau kerja teknis lainnya.

8.Ikhwan genit berjalan suka jelalatan, klo ada akhwat yang melintas di depannya selalu memberi penilaian, “ akhwat ini 80, akhwat itu 70 … dsb”

9.Ikhwan genit, sok perhatian ke akhwat, mempunyai belas kasihan yang terlalu berlebihan, padahal biasa-biasa saja sebenarnya bisa.

10.Ikhwan genit, suka bercanda dan cair dengan akhwat, dan ga risih dengan syuro yang berhadap-hadapan.

11.Ikhwan genit suka sekali sms tausiyah padahal sebenarnya dia lagi kangen saja sama akhwat idolanya, menurut saya etika sms tausiyah,” sent to all”, ga ada spesifikasi untuk ikhwan/akhwat tertentu, atau untuk lebih berhati-hati ikhwan sms tausiyahnya ke ikhwan dan akhwat ke akhwat.

12. Ikhwan genit yang kebetulan mendapat amanah di kaderisasi, perhatian n sok campur tangan dengan kaderisasi akhwat, padahal jelas-jelas kaderisasi ikhwan dan akhwat benar-banar sesuatu yang terpisah, dan semuanya sudah ada yang ngurusin.

13.Ikhwan genit suka menjanjikan “ nikah “ kepada seorang akhwat padahal itu masih lama banget menikahnya alias ngetek duluan, n yang terjadi akhirnya adalah back street.. wew parah!!

14.Ikhwan genit suka koleksi foto akhwat, dan suka menge-crop foto akhwat yang jadi idolanya, dan lebih gila lagi, menjadikannya background atau screen servernya di komputernya atau laptopnya.

15.Ikhwan genit suka koleksi teman-teman akhwat dengan FB, YM, dan sok perhatian ngasih komen di FB nya.

16.Ikhwan genit ga suka kajian, tapi seneng beli buku, padahal bukunya juga ga di baca.

17.Ikhwan genit suka jalan-jalan di Sunday morning dan melotot lihat akhwat cantik, n ga bisa Godhul bashor, ayo ikhwan tundukkan pandanganmu, biar kami bisa leluasa kalau harus berjalan di depanmu. “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya. (QS.An-Nuur[24]:30-31″)

18. Ikhwan genit dalam obrolan teman sesamanya yang dibicarakan selalu seputar akhwat, minim membahas ilmu dien, dan strategi dakwah.

19.Ikhwan genit sering berkunjung ke tempat akhwat, banyak sekali alasannya, entah mau pinjem buku, mau ngantar sesuatu, atau apalah tanpa ada alasan yang jelas.

20.Ikhwan genit suka tertawa terbahak-bahak ga karuan kalau lagi berkumpul sesamanya, padahal kelihatannya antheng & alim banget pas di depan akhwat & pas syuro’.

Jadi ikhwan jangan genit..!! status tiap menit ganti, yang dibahas tentang isi hati. Buka-bukaan ngincer ci wati, nunjukin diri lg patah hati. Minta di komen agar tidak bunuh diri, weleh-weleh ko nulis status bikin ruhiyah mati.

Jadi ikhwan jangan lebay lah! tujuan dakwah bukan amanah, tapi cari aminah aminah dapat pingin walimah padahal belum punya ma’isyah. akhirnya dakwahnya hilang dihutan antah barantah.. Hayoo ada yg pernah ketemu ikhwan kaya gini gak ??

Duhai Sang Mujahid Dakwah, Kematianmu Sungguh Indah

Sebuah kisah seorang sahabat serta guru kita dalam menuntut ilmu Islam, yang wafat dalam membela Dakwah di Jalan Alloh. Semoga Alloh merahmati dan menempatannya dalam Syurga nan mulia.

Waktu menunjukan pukul 19.30, ya sudah saatnya saya berangkat. Berangkat dalam misi amanah ini, walau tubuh terasa berat, dan sedikt meriang, namun tak ada waktu untuk bermalas-malasan dan menunda kesempatan ini, kesempatan untuk terjun langsun dalam mengusung dakwah kemurnian.

Starting point keberangkatan di masjid Ali bin abi Thalib, jam 20.00. Dan semua panitia dan pengisi BBSM (Ust. Ridwan rahimahulloh) sudah ada di tempat. Dan saatnya kami pergi menuju lamongan. Ya..dengan kendaraan seadanya pada wkatu itu, namun tidak sama sekali mengurungkan misi nan suci ini, lalu kami pun berangkat dengan mobil carry merah (mobil inventaris). Jauhnya perjalanan merupakan hal yang biasa bagi kami, sedikitnya bisa menjadikan kami lebih teguh,  belum lagi cuaca malam yang sulit sekali diprediksi. Continue reading

Tegaklah di Jalan Dakwah

Tegaklah di Jalan Dakwah ini, karena jalan ini yang diemban oleh para Nabi dan Rasul Alloh. Selain jalan ini pastilah kita mendapat kesengsaraan. Lihatlah berapa banyak para pencari harta dunia yang tidak mementingkan akhiratnya tidak pernah merasakan kebahagiaan akibat kesibukannya mencari harta hingga ajal menjemput tanpa sempat melakukan kebaikan. Teruslah Istiqamah di Jalan Dakwah ini wahai Pejuang Alloh !!!

Seperti Rasul telah kabarkan dalam hadistnya,

Dari Ibnu ‘Abbas, ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seandainya manusia diberi dua lembah berisi harta, tentu ia masih menginginkan lembah yang ketiga. Yang bisa memenuhi dalam perut manusia hanyalah tanah. Allah tentu akan menerima taubat bagi siapa saja yang ingin bertaubat.” (HR. Bukhari)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kekayaan (yang hakiki) bukanlah dengan banyaknya harta. Namun kekayaan (yang hakiki) adalah hati yang selalu merasa cukup.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Aditya Pratama Putra Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kekayaan (yang hakiki) bukanlah dengan banyaknya harta. Namun kekayaan (yang hakiki) adalah hati yang selalu merasa cukup.” (HR. Bukhari no. 6446 dan Muslim no. 1051).

4 menit yang lalu ·

Renungan : Betapa Agungnya Seruan Allah

Bayangkanlah, jika kita berada di suatu tempat namun tidak terdengar suara adzan pada saat waktu shalat. Bagi orang yang suka menyia-nyiakan shalat mungkin hal itu biasa saja. Tetapi kalau hati kita terpaut dengan masjid pasti kita mungkin gundah gulana karena bertanya-tanya dalam hati apakah telah masuk shalat. Continue reading